Perencanaan, Penetapan, dan Pengorganisasian dalam Struktur Manajemen

Standard

PhotoGrid_1415703815777PhotoGrid_1415703854005PhotoGrid_1415703885213 PhotoGrid_1415703911735

Porter (Mowday, dkk, 1982:27) mendefinisikan komitmen organisasi adalah sebagai kekuatan yang relatif dari individu dalam mengidentifikasikan keterlibatan dirinya kedalam bagian organisasi. Sedangkan definisi dari Richard M. Steers (1985 : 50) komitmen organisasi sebagai rasa identifikasi (kepercayaan terhadap nilai-nilai organisasi), keterlibatan (kesediaan untuk berusaha sebaik mungkin demi kepentingan organisasi) dan loyalitas (keinginan untuk tetap menjadi anggota organisasi yang bersangkutan) yang dinyatakan oleh seorang karyawan terhadap perusahaannya.

Terdapat jenis-jenis komitmen dari artikel diatas, yaitu:

1. Jenis komitmen organisasi dari Allen dan Meyer (1994)

Allen dam Meyer (dalam Dunham, dkk 1994:370) membedakan komitmen organisasi atas tiga komponen, yaitu komponen pertama adalah karyawan dengan komponen afektif tinggi, masih bergantung dengan organisasi karena keinginan untuk tetap menjadi anggota. Kedua, komponen continuance tinggi, tetap bergabung dengan organisasi karena membutuhkan organisasi. Ketiga, komponen normatif yang tinggi, tetap menjadi anggota karena mereka harus melakukannya.

2. Jenis komitmen organisasi dari Mowday, Porter dan Steers

Lebih dikenal sebagai pendekatan sikap terhadap organisasi, mencakup:

a) Identifikasi dengan organisasi yaitu penerimaan tujuan organisasi. Tampil melalui sikap menyetujui kebijakan organisasi.

b) Keterlibatan dengan peranan pekerjaan di organisasi tersebut, mempunyai komitmen tinggi akan menerima hampir semua pekerjaan yang diberikan.

c) Kehangatan, afeksi dan loyalitas terhadap organisasi merupakan evaluasi terhadap komitmen. Karyawan dengan komitmen tinggi meresakan adanya loyalitas dan rasa memiliki terhadap perusahaan.

Menurut artikel diatas, yang termasuk kehendak untuk bertingkah laku adalah:

a) Kesediaan untuk menampilkan usaha

b) Keinginan tetap berada dalam organisasi

Referensi :

http://e-psikologi.com/artikel/organisasi-industri/komitmen-organisasi

diakses pada tanggal 10/11/2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s